Warga Desa Prupuh Manfaatkan Reses DPRD Jatim untuk Sampaikan Aspirasi, Penguatan Kopwan hingga Infrastruktur Jadi Perhatian

Admin
0

[Foto : Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 - 2026 di Balai Desa Pupuh]
Gresik  | Jurnalpersnusantara.com – Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. H. Kodrat Sunyoto, S.H., M.Si. dari Fraksi Partai Golkar di Balai Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Rabu (29/7/2026), dimanfaatkan masyarakat sebagai forum menyampaikan berbagai aspirasi yang dinilai penting bagi kemajuan desa.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Asro'i Widyana, Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Komisi III, bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha, pengurus Koperasi Wanita (Kopwan), dan warga yang mengikuti jalannya dialog secara antusias.


Berbeda dari sekadar agenda seremonial, forum reses berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan usulan yang disampaikan langsung kepada para legislator. Aspirasi yang mengemuka tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Salah satu usulan yang mendapat perhatian adalah harapan masyarakat terhadap dukungan pembangunan dan pengembangan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan sosial masyarakat.


Selain itu, warga juga meminta agar pembangunan infrastruktur desa, seperti peningkatan kualitas jalan, drainase, dan fasilitas umum lainnya, terus menjadi prioritas karena dinilai memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, persoalan Koperasi Wanita (Kopwan) juga menjadi topik pembahasan. Sejumlah peserta berharap keberadaan Kopwan tetap memperoleh pembinaan dan dukungan pemerintah meskipun nantinya hadir program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menurut warga, Kopwan selama ini telah berkontribusi dalam memperkuat ekonomi keluarga melalui kegiatan simpan pinjam dan pemberdayaan usaha kecil. Karena itu, mereka berharap kedua program dapat berjalan berdampingan dan saling menguatkan.


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kodrat Sunyoto menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD Provinsi Jawa Timur.


 "Reses adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami pelajari dan kami perjuangkan sesuai kewenangan, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat," ujar Kodrat.


Sementara itu, Asro'i Widyana menilai komunikasi yang terjalin melalui forum reses merupakan bagian penting dalam menyusun prioritas pembangunan daerah.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan masyarakat menjadi modal utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.


"Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," kata Asro'i.


Kegiatan reses ditutup dengan penyerahan sejumlah usulan masyarakat untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Warga berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah dan diwujudkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Desa Prupuh dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


(Ul JPN)

Baca Juga Artikel ini

View

Posting Komentar

0 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Posting Komentar (0)
3/related/default

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!