![]() |
| [Foto : Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr Kodrat Sunyoto Foto Bersama Masyarakat Siwalan] |
Kegiatan reses tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Turut hadir Asro'i Widyana, Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Komisi III, bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, pemuda, serta warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada para wakil rakyat.
Dalam sambutannya, Kodrat Sunyoto menegaskan bahwa reses merupakan amanah konstitusi yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan penyusunan kebijakan dan penganggaran pembangunan.
"Reses bukan sekedar kegiatan seremonial, tetapi momentum bagi kami untuk mendengar langsung persoalan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami perjuangkan sesuai kewenangan di DPRD Provinsi Jawa Timur," ujar Kodrat.
Sesi tanya jawab berlangsung aktif. Berbagai aspirasi mengemuka, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, perbaikan drainase, penerangan jalan umum, hingga kebutuhan pembangunan fasilitas penunjang yang dinilai penting bagi aktivitas masyarakat.
Selain infrastruktur, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga berharap adanya dukungan berupa kemudahan akses permodalan, pelatihan peningkatan kapasitas usaha, pemasaran produk, hingga pendampingan agar usaha masyarakat mampu berkembang dan memiliki daya saing.
Tak hanya itu, persoalan kesejahteraan masyarakat juga menjadi perhatian. Warga menyampaikan harapan agar berbagai program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta layanan pendidikan dan kesehatan dapat semakin tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kodrat Sunyoto menyatakan seluruh aspirasi akan didokumentasikan dan dikawal dalam pembahasan program pembangunan di tingkat provinsi.
Sebagai anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan program-program yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, kepemudaan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Asro'i Widyana, Anggota DPRD Kabupaten Gresik Komisi III, menilai sinergi antara pemerintah desa, DPRD Kabupaten, dan DPRD Provinsi menjadi kunci percepatan pembangunan.
Menurutnya, komunikasi yang baik antarsemua pemangku kepentingan akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan pelayanan publik.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan aspirasi secara konstruktif agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Kegiatan reses ditutup dengan penyerahan berbagai usulan masyarakat kepada anggota dewan untuk selanjutnya dibahas sesuai mekanisme yang berlaku. Melalui forum tersebut, diharapkan hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat, sehingga setiap kebijakan yang lahir mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong terwujudnya pembangunan yang merata, penguatan sektor UMKM, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik.
(Ul JPN)
(Ul JPN)
View


Hi Please, Do not Spam in Comments