Sinergi Lintas Institusi di Gresik, BNNK dan Dishub Perkuat Komitmen Lawan Narkotika

Admin
0

[Foto : Kolase kegiatan sinergi BNNK Gresik dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik dalam upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika]
Gresik | Jurnalpersnusantara.com – Pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Hal itu tergambar dalam sinergi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik dalam kegiatan yang berlangsung Selasa (11/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan komitmen bersama untuk membangun lingkungan transportasi yang aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.


Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsi, S.H., M.Si., bersama jajaran hadir dalam kegiatan tersebut. Dari Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, hadir Kepala Dishub Khusaini, S.E., M.Si. beserta jajaran.


Tidak hanya diisi dengan penyampaian materi dan penguatan koordinasi, kegiatan juga disertai pemeriksaan sampel sebagai bagian dari upaya deteksi dini. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif dalam membangun lingkungan kerja yang lebih sehat dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkotika.


Bagi sektor transportasi, upaya pencegahan memiliki arti penting. Mobilitas masyarakat yang tinggi menempatkan sumber daya manusia sebagai salah satu unsur yang turut menentukan aspek keselamatan dan pelayanan publik.


Karena itu, sinergi antara BNNK Gresik dan Dishub Kabupaten Gresik menjadi langkah strategis. Pencegahan tidak cukup hanya dilakukan ketika persoalan telah terjadi, tetapi perlu dibangun melalui kesadaran, pengawasan, edukasi, serta deteksi dini.


Dalam kegiatan tersebut, Pasukan Serba Guna (Passer) Wong Bodho DPC Gresik turut memberikan dukungan melalui pengawalan kegiatan.


Pengawalan dipimpin langsung Ketua Passer DPC Gresik Sugito, bersama jajaran. Kehadiran unsur masyarakat tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap terciptanya suasana kegiatan yang tertib dan kondusif.


Keterlibatan Passer Wong Bodho juga memperlihatkan bahwa agenda pencegahan narkotika dapat menjadi gerakan bersama. Pemerintah dan lembaga negara memiliki peran strategis, namun dukungan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun kesadaran publik.


Di sisi lain, kegiatan ini menegaskan bahwa persoalan narkotika memiliki dimensi yang luas. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyentuh kesehatan, keselamatan, produktivitas, hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Melalui kolaborasi tersebut, BNNK Gresik dan Dishub Kabupaten Gresik diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah preventif secara berkelanjutan. Terlebih, lingkungan transportasi merupakan salah satu sektor yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.


Pencegahan narkotika pada akhirnya bukan hanya tentang bagaimana menindak pelanggaran, tetapi bagaimana membangun sistem yang mampu mencegah persoalan sebelum terjadi.


Sinergi lintas lembaga dan dukungan masyarakat menjadi fondasi penting untuk mewujudkan lingkungan transportasi yang aman, profesional, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

(Ul JPN)



Baca Juga Artikel ini

View

Posting Komentar

0 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Posting Komentar (0)
3/related/default

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!