Dari Musholla Al-Abror, Spirit Ramadhan Diteguhkan Warga Pojok Pelita

Admin
0

[Foto : Semangat kebersamaan warga Dusun Pojok Pelita saat membersihkan Musholla Al-Abror sebagai persiapan menyambut Ramadhan 1447 H.]
Gresik | Jurnalpersnusantara.com – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Dusun Pojok Pelita, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi fondasi utama kehidupan sosial. Melalui kerja bakti membersihkan Musholla Al-Abror, masyarakat RT 01 dan RT 02 hampir seluruhnya turun langsung, bergotong royong tanpa sekat.


Musholla yang menjadi pusat aktivitas ibadah itu dibersihkan secara menyeluruh. Karpet dicuci, lantai dipel, dinding dirapikan, hingga membersihkan selokan dan halaman sekitar ditata agar nyaman digunakan untuk sholat tarawih dan berbagai kegiatan Ramadhan lainnya.


Pembina Musholla Al-Abror, Ustadz Abdul Halim, menegaskan bahwa membersihkan rumah ibadah memiliki makna spiritual yang mendalam.


“Ramadhan adalah bulan penyucian. Saat kita membersihkan rumah Allah, sejatinya kita sedang membersihkan hati dan memperbaiki niat. Mudah-mudahan ke depan Musholla Al-Abror semakin maju, para pengurus semakin kompak, dan jamaah semakin bertambah. Semoga musholla ini menjadi pusat keberkahan dan persatuan bagi warga,” ujarnya.Minggu (15/02/2026)


Ketua Ta’mir Musholla Al-Abror, Ainur Rofiq, turut mengapresiasi kekompakan warga yang dinilai menjadi modal sosial penting dalam memakmurkan tempat ibadah.


“Kekuatan musholla bukan hanya pada bangunannya, tetapi pada kebersamaan jamaahnya. Jika kita rawat dan makmurkan bersama, insyaAllah keberkahan akan Allah turunkan untuk lingkungan kita,” tuturnya.

Kerja bakti di Musholla Al-Abror bukan sekedar agenda rutin menyambut Ramadhan. Ia adalah refleksi ketahanan sosial masyarakat akar rumput. Di saat modernitas sering melahirkan sikap individualistik, warga Pojok Pelita justru menunjukkan bahwa gotong royong tetap hidup sebagai warisan nilai bangsa.


Ramadhan bukan hanya momentum ibadah personal, tetapi juga ruang membangun solidaritas kolektif. Musholla bukan sekadar tempat sholat, melainkan pusat peradaban kecil yang membentuk karakter, akhlak, dan kesadaran sosial warga.


Jika semangat seperti ini terus dirawat, maka Ramadhan tidak hanya hadir sebagai ritual tahunan, tetapi sebagai kekuatan transformasi moral bagi masyarakat. Dan dari Musholla Al-Abror, pesan itu kembali ditegaskan: membangun umat dimulai dari membangun kebersamaan.

(ulJPN)

Baca Juga Artikel ini

View
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Posting Komentar (0)
3/related/default

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!