![]() |
| [Foto : Sahri Romadon Kepala Desa Sambeng Kulon] |
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sambeng Kulon, Sahri Romadon, Sekretaris Desa, Bendahara Desa Risma, serta jajaran perangkat desa lainnya. Audiensi itu membahas sinergi antara pemerintah desa dan media dalam mendukung keterbukaan informasi publik, pengawasan pembangunan desa, hingga edukasi masyarakat melalui publikasi media online maupun cetak.
Dalam pemaparannya, Bendahara Desa Risma menjelaskan berbagai program pembangunan yang bersumber dari APBDes maupun Pendapatan Asli Desa (PAD). Ia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan desa dilakukan secara terarah dan penuh kehati-hatian agar seluruh program tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Desa Sambeng Kulon juga berharap hadirnya program KDMP dapat menjadi dorongan baru dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat desa.
Namun demikian, pemerintah desa mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan sejumlah program pembangunan. Pasalnya, anggaran dana desa mengalami pengurangan cukup signifikan hingga sekitar 64 persen, sehingga hanya menyisakan sekitar 36 persen dari pagu sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat beberapa program hasil Musrenbang Desa terpaksa ditunda sambil menunggu perubahan anggaran agar pelaksanaannya tetap dapat berjalan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.
Kepala Desa Sambeng Kulon, Sahri Romadon, menegaskan bahwa keterbukaan informasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang harus dijaga oleh pemerintah desa.
“Kami ingin masyarakat mengetahui secara langsung bagaimana program desa berjalan, bagaimana pengelolaan dana dilakukan, serta apa saja kendala yang sedang dihadapi pemerintah desa. Transparansi bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kami kepada warga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya rutin menyampaikan agenda kegiatan desa, program pembangunan, hingga penggunaan anggaran dalam setiap forum pertemuan warga agar masyarakat dapat ikut mengawasi sekaligus berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.
“Kami berharap sinergi bersama media dapat menjadi jembatan informasi yang sehat dan edukatif bagi masyarakat. Media bukan hanya sebagai kontrol sosial, tetapi juga mitra pembangunan desa agar kepercayaan publik semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, pihak dari salah satu media turut memberikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Desa Sambeng Kulon dalam menjalin kerja sama publikasi secara transparan dan profesional.
Menurutnya, hubungan harmonis antara pemerintah desa dan media sangat penting untuk menciptakan informasi yang berimbang serta membangun edukasi publik yang positif di tengah masyarakat.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain agar mampu membangun komunikasi yang baik dengan media, bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan menghadirkan solusi, edukasi, serta pengawasan yang konstruktif demi kemajuan desa.
(Redaksi
View

Hi Please, Do not Spam in Comments