Gresik | Jurnalpersnusantara.com — Penanganan banjir di wilayah Benjeng dan Balongpanggang menjadi perhatian dalam evaluasi pengendalian banjir yang digelar di Pendopo Balai Desa Bulang Kulon, Kecamatan Benjeng, Rabu (16/9/2026).
Forum tersebut membahas penanganan Kali Lamong, penguatan tanggul, kapasitas tampung air, hingga kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses penting masyarakat.
Kepala Desa Bulang Kulon, Wijianto, meminta penanganan tanggul Kali Lamong dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan. Ia juga menyampaikan aspirasi warga terkait kondisi jalan Bulang Kulon–Balongmojo yang dinilai membutuhkan perhatian, terutama karena menjadi akses ekonomi sekaligus jalur anak-anak menuju sekolah.
Kabid SDA DPUTR Kabupaten Gresik, Ubaidillah, menjelaskan bahwa Kali Lamong memiliki bentang sekitar 103 kilometer dan melintasi Lamongan, Mojokerto, Gresik hingga Surabaya. Karena itu, penanganannya membutuhkan koordinasi lintas wilayah bersama BBWS Bengawan Solo.
Menurutnya, sejumlah langkah telah dilakukan, mulai pengerukan hingga penanganan tanggul. Penanganan oleh bidang SDA Gresik disebut telah mencapai sekitar 60 kilometer. Pemerintah juga merencanakan sarana resapan atau waduk penampung air untuk mengurangi risiko banjir.
Anggota Komisi III DPRD Gresik, Ainul Yaqin Tirta Saputra, menilai penanggulangan banjir harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pengerukan sungai dan penguatan tanggul, tetapi juga pembenahan drainase serta penyediaan tampungan air.
Sementara anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Khusriyanto Pujiantoro (Anton), menekankan pentingnya koordinasi dengan Pemprov Jatim dan BBWS Bengawan Solo. Ia juga meminta aspek lebar dan kapasitas tampung Kali Lamong turut diperhitungkan dalam penanganannya.
Selain banjir, warga juga meminta perhatian terhadap kondisi jalan Bulang Kulon–Balongmojo dan Bulang Kulon–Lundo yang disebut masih mengalami kerusakan dan genangan saat hujan.
Forum tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk mendorong langkah konkret pemerintah dalam menangani banjir sekaligus memperbaiki infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Benjeng dan Balongpanggang.
(Dwi JPN)
View


Hi Please, Do not Spam in Comments