Edukasi Keselamatan Transportasi Digelar di Pendopo Kecamatan Menganti, Libatkan Kepala Desa se-Kecamatan

Admin
0

Gresik | Jurnalpersnusantara.com — Upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas terus dilakukan melalui pendekatan edukatif hingga tingkat pemerintahan desa. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui Pemberdayaan Aparatur Kecamatan dan Desa yang digelar di Pendopo Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa se-Kecamatan Menganti dan juga perwakilan dari perangkat desa.Mereka menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat edukasi keselamatan transportasi sekaligus mendorong peran aparatur desa dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Edukasi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh IPDA Andreas Dwi Anggoro, S.H., selaku Kanit Kamsel (Keamanan dan Keselamatan) Satlantas Polres Gresik.

Dalam pemaparannya, edukasi keselamatan tidak hanya dipandang sebagai tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Pemerintah kecamatan dan desa dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat serta memahami karakteristik dan kondisi wilayah masing-masing.

Melalui pemberdayaan aparatur desa, pesan mengenai pentingnya tertib berlalu lintas diharapkan dapat disampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan, terutama kepada kelompok masyarakat yang sehari-hari menggunakan kendaraan sebagai sarana mobilitas.

Program berbasis domisili korban juga menjadi pendekatan penting dalam membangun kesadaran. Edukasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai aturan lalu lintas, tetapi mampu membentuk budaya keselamatan yang dimulai dari lingkungan keluarga, desa, hingga masyarakat secara keseluruhan.

Keterlibatan kepala desa se-Kecamatan Menganti menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring keselamatan transportasi di tingkat paling dekat dengan masyarakat. Aparatur desa diharapkan mampu menjadi penggerak sekaligus penyampai informasi mengenai pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Pesan utama yang dibangun melalui kegiatan tersebut adalah bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar persoalan kepatuhan terhadap aturan, melainkan menyangkut upaya melindungi manusia dari risiko kecelakaan dan dampak yang ditimbulkannya.

Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat, edukasi keselamatan transportasi diharapkan dapat semakin membumi dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kegiatan di Pendopo Kecamatan Menganti tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengedukasi, menginspirasi, dan menggerakkan aparatur pemerintahan agar bersama-sama membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

(Dwi JPN)

Baca Juga Artikel ini

View
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Posting Komentar (0)
3/related/default

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!