Ritual Makani Iwak Jam Pitu Isuk Di Sumber Kelor

Admin
0

[Foto : Budayawan Kabupaten Pasuruan Supardi dan Tokoh Masyarakat Desa Mahmud]
Pasuruan | Jurnalpersnusantara.com – Di lokasi Sumber Kelor yang berada di kawasan lereng timur Gunung Arjuno, terselenggara tradisi agung bernama Makani Iwak Jam Pitu Isuk. Ritual ini merupakan bagian tak terpisahkan dari khasanah budaya spiritual yang dilestarikan oleh komunitas lintas generasi, mahmud Syafi’i, dan Supardi merupakan dua tokoh yang sedang melangsungkan ritual makani iwak jam Pitu Isuk di Sumber Kelor.

 

Makna mendalam dari kegiatan ini terletak pada filosofi bersedekah. Memberikan pakan kepada ikan di sumber mata air sumber Kelor bukan sekadar memberi makan, melainkan bentuk nyata kasih sayang antar makhluk ciptaan Allah SWT. Sebagaimana diungkapkan Supardi, tindakan ini adalah wujud Taawun atau saling berbagi, nilai luhur yang menjadi landasan keharmonisan alam dan manusia.

 

Dalam pandangan budaya kawasan Gunung Arjuno, air adalah sumber kehidupan dan ikan dipercaya sebagai penjaga kejernihan serta kelestarian sumber mata air. Tradisi ini membuktikan bahwa nilai berbagi bersifat luas dan tak terbatas: meliputi kasih kepada sesama manusia, alam, hingga makhluk hidup lain yang menghuni lingkungan sakral ini imbuh mahmud Syafi'i.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian narasi besar Muteri Kawasan Gunung Arjuna Induk Peradaban Dunia, menegaskan bahwa setiap sudut wilayah ini menyimpan tradisi yang mengajarkan keseimbangan, rasa syukur, dan kepedulian, menjadikan kawasan ini benar-benar layak disebut sebagai Induk Peradaban Dunia.

(Hamim JPN)

 

 

Baca Juga Artikel ini

View

Posting Komentar

0 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Posting Komentar (0)
3/related/default

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!