![]() |
| [Foto :Yantonius kiri Profesional Fotografer Nasional, M Haidar Azzam Pelajar SMP] |
Dalam obrolan tersebut, Yantonius menyoroti bagaimana akses teknologi yang semakin mudah dan tanpa batas harus diimbangi dengan kesadaran serta kemampuan mengendalikan diri, khususnya di kalangan Generasi Z.
“Hati-hati dengan kemajuan pesat dan akses tak terbatas dunia teknologi. Jika tidak pandai membatasi diri, kelak diri sendirilah yang akan rugi. Gunakan gawai sesuai kebutuhan zaman dan untuk kemajuan diri, jangan hanya mengikuti tren semata,” ujar Yantonius.
Menurutnya, teknologi seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana belajar, pengembangan kemampuan, serta membuka peluang masa depan yang lebih baik. Namun apabila digunakan tanpa kontrol, teknologi justru dapat menimbulkan ketergantungan, menurunkan produktivitas, hingga memengaruhi pola pikir generasi muda.
Ia juga mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi saat ini membuat siapa pun dapat mengakses berbagai informasi hanya melalui telepon genggam. Karena itu, kemampuan menyaring informasi dan membatasi penggunaan menjadi hal penting agar generasi muda tidak terjebak dalam dampak negatif dunia digital.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah perkembangan era modern, kecerdasan menggunakan teknologi bukan hanya soal kemampuan mengoperasikan perangkat, tetapi juga tentang bagaimana menjaga keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata.
(Hamim JPN)
View

Hi Please, Do not Spam in Comments