![]() |
| [Foto : RAT Koperasi Wanita Permata Hati Desa Sidoraharjo] |
Puluhan anggota yang didominasi ibu-ibu tampak antusias mengikuti jalannya rapat. Dari deretan kursi sederhana, lahir komitmen besar memperkuat ekonomi keluarga melalui koperasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.
Dalam laporan pertanggungjawaban, pengurus koperasi memaparkan perkembangan yang cukup signifikan. Perputaran dana simpan pinjam meningkat, jumlah anggota bertambah, dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi terus menguat.
Namun lebih dari sekedar angka, RAT ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis perempuan di tingkat desa.
Kepala Desa Sidoraharjo, Suwoto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kiprah koperasi wanita yang dinilai mampu menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.
“Ini bukan hanya rapat tahunan biasa. Ini adalah bukti bahwa perempuan desa memiliki kekuatan luar biasa dalam menggerakkan ekonomi. Koperasi ‘Permata Hati’ sudah menjadi contoh nyata bagaimana solidaritas dan kebersamaan bisa menghasilkan dampak ekonomi yang besar,” tegas Suwoto.
Ia juga menyoroti pentingnya koperasi sebagai solusi di tengah tantangan ekonomi saat ini.
“Di saat akses permodalan masih menjadi kendala bagi sebagian masyarakat, koperasi hadir sebagai jawaban. Sistemnya jelas, transparan, dan berpihak kepada anggota. Ini yang harus kita jaga dan kembangkan bersama,” lanjutnya.
Apresiasi juga datang dari sisi penguatan ekonomi masyarakat. Koperasi dinilai mampu membantu anggota dalam memenuhi kebutuhan usaha kecil, mengurangi ketergantungan pada pinjaman tidak resmi, serta menciptakan perputaran ekonomi yang sehat di lingkungan desa.
Salah satu anggota koperasi mengaku sangat terbantu dengan keberadaan “Permata Hati”.
“Alhamdulillah, saya bisa mengembangkan usaha kecil di rumah dari pinjaman koperasi. Bunganya ringan, dan pengurusnya juga terbuka. Kami merasa punya tempat untuk berkembang,” ungkapnya.
Suasana RAT berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, namun tetap sarat makna. Diskusi yang terjadi menunjukkan tingginya kesadaran anggota terhadap pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional dan akuntabel.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Koperasi Wanita “Permata Hati” diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga pusat pemberdayaan perempuan desa yang mampu menciptakan dampak ekonomi nyata dan berkelanjutan.
(ul JPN)
View


Hi Please, Do not Spam in Comments